Bupati Amril Apresiasi Atas Prestasi Para Atlit Negeri Junjungan Yang Berlaga Di PON XIX Jabar

Iklan Semua Halaman


MDO TV STREAMING


Bupati Amril Apresiasi Atas Prestasi Para Atlit Negeri Junjungan Yang Berlaga Di PON XIX Jabar

Friday, September 30, 2016

Lalulintas Kriminalitas.com, Bandung – Atlet-atlet asal Kabupaten Bengkalis berhasil menyumbangkan 5 medali emas, 2 perak dan 3 perunggu bagi kontingen Provinsi Riau di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat (Jabar), tahun 2016.

Namun, 2 dari medali emas yang diperoleh itu tidak dihitung sebagai perolehan medali, karena merupakan cabang olahraga eksebisi atau yang dipertandingkan secara "tidak resmi". Yaitu cabang Muay Thai.

Atas keberhasilan itu, Bupati Bengkalis Amril Mukminin, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Dia memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas prestasi yang diperoleh anak-anak watan kabupaten berjuluk Negeri Junjungan tersebut.

“Mudah-mudahan prestasi yang diraih atlet-atlet asal Kabupaten Bengkalis pada PON XIX Jabar ini ke depan dapat dipertahankan. Menjadi motivasi bagi yang lainnya untuk menorehkan prestasi serupa di masa datang,” jelasnya, Rabu (28/9/2016).

Amril mengatakan itu saat mengatakan itu usai melakukan temu ramah dan jamuan makan siang bersama sejumlah atlet dari cabang atlet Kempo, Cabang Anggar, Sepak Takraw dan Panjat Tebing asal Negeri Junjungan yang ikut berlaga di PON XIX Jabar.

Temu ramah difasilitasi pengurus Komite Olahraga Nasional (KONI) Kabupaten Bengkalis itu, dilaksanakan di salah satu rumah makan khas tempatan di kawasan Jalan Citarum, Cihapit, Bandung Wetan, Kota Bandung.

Kepada atlet-atlet yang dapa menyumbangkan medali untuk Riau di POB XIX Jabar tahun 2016 ini, mantan Kepala Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir ini, berpesan,  agar jangan merasa puas atas keberhasilan yang diraih tersebut.

“Sebaliknya, harus terus dan semakin tekun berlatih, karena mempertahankan sebuah prestasi gemilang itu, lebih sulit dari meraihnya. Apalagi ke depan persaingan antar atlet di setiap cabang olahraga tentu juga akan semakin kompetitif,” pesan Amril.

Sedangkan untuk yang belum berhasil, suami Kasmarni Amril ini berpesan untuk tidak berkecil hati. Tidak surut ke belakang meskipun belum dapat menyumbangkan medali untuk kontingen Riau pada PON XIX Jabar ini.

“Ambil hikmahnya. Jadikan kegagalan pada PON XIX ini sebagai motivasi dan penyemangat diri agar ke depan dapat meraih prestasi gemilang serupa di masa yang akan datang,” ujar Amril, memberikan motivasi. ( mdoG )
hb.