Pemprov Bali Akan Bangun Bandara Internasional Buleleng -->

Iklan Semua Halaman


Pemprov Bali Akan Bangun Bandara Internasional Buleleng

Saturday, December 10, 2016
pemprov-baliLalulintasKriminalitas.com,Bali - Pemerintah Provinsi Bali berencana akan membangun Bandar Udara Internasional baru. Hal ini disampaikan oleh Wakil Gubernur (Wagub) Bali Sudikerta yang meyatakan bahwa bandara tersebut rencananya akan dibangun di Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng.

Untuk mewujudkan terobosannya, Sudikerta telah membicarakan hal tersebut ke Menteri Perhubungan (Menhub). Ia juga sudah mengajukan rekomendasi izin lokasi bandara ke Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub.

“Rekomendasi izin lokasi bandara sudah maju ke meja Menhub. Selanjutnya, kami menunggu keputusan Menhub,” jelasnya, mengutip laman nusabali.com, Jumat 9 Desember 2016.

Selain sudah mengamankan rekomendasi izin lokasi bandara dari Dirjen Perhubungan Udara, pihaknya juga telah memenuhi dokumen kesanggupan membeli lahan seluas 10 hektare untuk akses jalan penghubung antara daratan dengan floating runway (landasan pacu terapung) di tengah laut.

“Lahan seluas 10 hektare itu kita upayakan. Kami sudah penuhi dokumennya,” tambahnya.

Sementara itu, menurut Gubernur Bali Made Mangku Pastika konsep Bandara Internasional Buleleng adalah setengah di darat dan setengah di laut. “Punggung Pulau Bali di utara yang abrasi itu akan digarap lagi untuk dijadikan runway bandara. Jadi, bandaranya sebagian di darat dan sebagian di laut,” terangnya.

Ia juga menyebutkan, saat ini investor asal Kanada yakni Airport Kenesis Counsulting (AKC) sudah menyanggupi untuk meninvestasikan dananya terkait pembangunan Bandara Internasional Buleleng.

“Investor dari Kanada ini tidak main-main. Mereka serius dan jelas ada yang memfasilitasi. Yang memfasilitasi Kedubes Kanada di Jakarta. Bahkan, mereka sudah lengkap menyandang dana. Kalau (calon investor) yang lain, masih cari-cari dana, yang memfasilitasi juga tidak jelas,” ungkap Pastika.

Pastika menegaskan, proyek Bandara Internasional Buleleng tinggal menunggu keputusan izin lokasi dari Menhub saja. “Saya sudah meminta Pak Wagub (Sudikerta) untuk mengecek kembali dan berupaya ke Menhub. Kalau saya sudah dua kali bertemu Menhub," terangnya. (dwq/mdoG)