Bentangan Kabel Pln Yang Tidak Safety Ke Sekolah Dan Rumah Warga

Iklan Semua Halaman


MDO TV STREAMING


Bentangan Kabel Pln Yang Tidak Safety Ke Sekolah Dan Rumah Warga

Monday, March 13, 2017

Lalulintaskriminalitas.com, Duri - Bentangan kable PLN yang tidak teratur semberawutan yang mengaliri arus listrik kesekolah dan juga rumah warga, sangat mengkhawatirkan sekali bagi anak sekolah dan warga yang tinggal di lingkungan sekolah tersebut Sabtu (12/03/17) 11:00 Wib. 

Apa lagi daerah tersebut tempat bermainya anak anak sekolah dan warga sementara kondisi tiang penyangga kabel tersebut memakai kayu yang udah lapuk sehingga di kuatirkan sewaktu waktu patah kabel yang kendor itu mengenai anak anak sekolah dan warga

Sedangkan sambungan arus dari rumah warga Jon salah satu konsumen PLN yang kilometernya udah ditarik oleh pihak PLN satu(1) tahun yang lalu atas nama ibuk HALIMAH  karna ada tunggakan PLN yang belum diselesaikan, Rumah tersebut sekarang ditempati oleh anaknya Jon, Kondisi kabel tersebut sudah dua kali sampaikan warga kepada  pihak PLN melalui salah seorang rekanan biro PLN Bernama ADI, untuk merapikan kable yang kondisinya udah mengendor dari tiang kesekolah dan kerumah warga, namun warga yang kilometernya yang dicabut pihak PLN merasa keberatan untuk dirapikan, " Saya tidak setuju kalau kabel itu di copot, nanti kalau saya memasang kilometer lagi  saya kena biaya Line baru lagi", ujarnya



menurutnya, bahwa dia orang yang pertama masuk kilometer dahulunya, di duga sampai saat ini arus listrik tetap masuk kerumah pelanggan PLN yang kilometernya sudah dicabut pihak PLN Tersebut, yang paling fatalnya lagi JN  tersebut mengaliri arus listrik lagi ke 2 rumah petak miliknya yang berada bersebelahan dengan rumahnya .

"Dicabutnya meteran JN tersebut diduga dulunya pernah mencuri arus listrik PLN karna ketahuan oleh pihak PLN Sehingga kilometernya dicabut PLN " Tutur  warga yang enggan di sebut nama,

Saat dikonfirmasi kepada Kepala cabang PLN Duri melalui Hpnya, Pihak PLN langsung menanggapi dan meminta alamat tersebut untuk ditelusuri katanya ( sutri )