Komisi VII Kecewa PLN Batalkan Rapat Mendadak

Iklan Semua Halaman


MDO TV STREAMING


Komisi VII Kecewa PLN Batalkan Rapat Mendadak

Wednesday, October 25, 2017

Wakil Ketua Komisi VII Herman Khaeron.





Lalulintaskriminalitas.com, JAKARTA - Komisi VIII DPR kecewa PT PLN Persero membatalkan rapat secara mendadak rapat yang sudah diagendakan, Senin (23/10). Meski tanpa dihadiri pihak PT. PLN Persero, Pimpinan dan Anggota Komisi VII DPR RI sepakat untuk tetap menjalankan agenda rapat yang telah dijadwalkan, mengingat agenda pembahasan rapat yang sangat penting.
“Pemberitahuan permintaan penjadwalan ulang rapat dari pihak PLN ini sangat mendadak, dan semestinya hal ini tidak terjadi,” kata Wakil Ketua Komisi VII Herman Khaeron di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/10).

Akhirnya rapat Komisi VII DPR ditutup dengan beberapa kesimpulan, antara lain adalah menyatakan bahwa hal seperti itu tidak boleh terjadi lagi, dan kalaupun terjadi maka sesuai dengan peraturan perundang-undangan, Komisi VII DPR berhak untuk memberikan statement apapun.

“Agendanya sangat penting tetapi dianggap (PLN) kurang penting, dan lebih penting untuk kunjungan ke tempat lain. Komisi VII akan menyurati pihak PLN dan menyatakan sikap kecewa. Serta menuntut pertanggungjawaban dan juga memberi peringatan keras agar hal seperti ini tidak terulang kembali. Kita juga minta supaya pemberitahuan semacam ini tidak dilakukan secara mendadak,” kata Herman.

Sementara berdasarkan surat yang dikirim oleh pihak PT. PLN tertanggal 23 Oktober 2017, Dirut PLN mengajukan permohonan penjadwalan ulang agenda RDP dengan Komisi VII. Dalam surat yang ditandatangani langsung oleh Dirut PLN tersebut, dikatakan bahwa alasan ketidak hadiran pihak PLN dalam memenuhi undangan rapat adalah karena pada hari yang sama mereka juga sedang ada agenda kunjungan kerja ke luar kota yang sudah terjadwal dan mendesak. Dan memohon agar RDP tersebut dijadwalkan kembali. Sekretariat Komisi VII DPR RI sudah mengirim undangan rapat dengar pendapat itu sejak tanggal 11 Oktober 2017 lalu.

 

Sumber : REPUBLIKA.CO.ID,