Rika Korda TRC PA Kabupaten Bengkalis Kecam Aksi Teroris Di Surabaya

Iklan Semua Halaman


MDO TV STREAMING


Rika Korda TRC PA Kabupaten Bengkalis Kecam Aksi Teroris Di Surabaya

Thursday, May 17, 2018

Lalulintaskriminalitas.com, Bengkalis - Melihat Aksi Teroris yang melibatkan anak - anak dalam melakukan aksinya untuk melakukan Bom bunuh diri dinilai sudah tidak manusiawi lagi.

Hal ini di nyatakan oleh Rika melalui via whaatsapnya kepada lalulintaskriminalitas.com pada ( 15 Mei 2018 )

Insiden Bom bunuh diri di 3 gereja yang ada di surabaya pada hari Minggu (13 Mei lalu sekira pukul 20.00 WIB,dinilai sangat tidak berprikemanusiaan karena dalam aksinya mereka sengaja melibatkan anak - anak dalam melancarkan teror bom bunuh diri.

Dalam insiden bom bunuh diri yang terjadi di 3 gereja surabaya menewaskan 13 (orang)termasuk para pelaku dan 41 orang mengalami cedera.

Melihat hal tersebut Rika selaku Kordinator Daerah ( Korda ) Tim Reaksi Cepat Perlindungan Anak ( TRC PA ) kabupaten Bengkalis sangat mengecam keras aksi yang dilakukan oleh para Teroris yang memperdayakan anak - anak untuk melancarkan aksinya.

Tambahnya ,dirinya selaku Korda TRC PA juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terprofokasi dengan teror - teror dari Teroris yang tidak berperikemanusian dengan tujuan memecah belah Bangsa

Dalam hal itu Rika juga menyampaikan dukungannya kepada Kapolri dan TNI yang berusaha menumpas Teroris yang mengancam keamanan Negara Indonesia sampai ke akar - akarnya.

Selain itu dirinya juga berharap agar di kemudian hari tidak ada lagi kejadian bom bunuh diri dengan mengunakan anak - anak sebagai umpan / pion untuk alat pelancar teror serta aksi bom bunuh diri ini.

Diakhir kalimatnya,” Sebagai bentuk aprisiasi serta dukungan penuh terhadap TNI dan Polri agar bisa bertindak cepat dan tepat dalam menangani kasus Teror yang ada di berbagai tempat di Indonesia yang dilakukan oleh para Teroris sehingga kedepannya tidak ada lagi Teror atau aksi bom bunuh diri yang bisa melukai orang yang tak berdosa disekitarnya dan menjadikan Indonesia merupakan negara kesatuan yang aman dan tentram dari berbagai teror dan ancaman dari para Teroris,  Bravo TNI Bravo POLRI NKRI Harga Mati," Tutupnya. (Galih)