Di Aniaya Oknum Polisi, Abang Ipar Mengadu Ke Kapolri

Iklan Semua Halaman


MDO TV STREAMING


Di Aniaya Oknum Polisi, Abang Ipar Mengadu Ke Kapolri

Sunday, February 10, 2019

Lalulintaskriminalitas.com, Duri - Keadilan dan kepastian Hukum sangat sulit di dapat oleh orang miskin dan rakyat kecil,banyak kasus yang melibatkan masyarakat kecil yang meminta keadilan dan kepastian atas kasus mereka tidak kunjung tuntas.

Itulah salah satu ungkapan sedih dan jeritan Batin saudara Hairul Anuar dan keluaganya.

Hairul Anuar di  keroyokan dan di aniaya di dalam rumahnya sendiri,dan sampai saat ini kasusnya tak kunjung tuntas.

saudara Hairul Anuar telah membuat  laporan ke polsek setempat dengan Nomor : STPL/25/V/2018/RIAU/BKS/SEK-PGR,yang terjadi di daerah Desa Pinggir Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau.Menurut keterangan saudara Hairul ia di keroyok dan di aniaya  di dalam rumahnya sendiri termasuk anaknya yang masih di bawah umur juga di aniaya,dan dalam pengeroyokan dan penganiayaan tersebut ikut salah satu oknum Polsek Pasir Pangarayan Kabupaten Rokan Hulu bernama saudara Arip.

Dan hal ini sudah di laporkan di polsek Pinggir dan Polda riau ,namun sampai saat ini penanganan perkaranya masih belum jelas.

Dari hasil konfirmasi media ini kepada Oknum yang di duga terlibat pengeroyokan dan penganiayaan saudara Hairul Anuar bebrapa waktu yang lalu,beliau mengatakan ,bahwa waktu kejadian itu ia tidak ikut melakukan pengeroyokan dan penganiayaan,bahkan katanya ia yang berusaha menyelamatkan saudara Hairul Anuar dari pengeroyokan penganiayaan tersebut.

Dari keterangan Oknum Polisi tersebut ,berarti jelas telah terjadi kejadian pengeroyokan dan penganiayaan tersebut,walaupun dari keterangan oknum tersebut ia tidak terlibat Pengeroyokan tersebut,namun yang jelas ia ada di tempat kejadian dan menyaksikan kejadian itu.

Saudara Hairul mengatakan dengan berlarut larutnya perkara Pengeroyokan dan penganiayaan yang terjadi pada diri saya, keluarga saya  tercerai berai, karena saya dan keluarga tidak berani pulang kerumah. karena saya belum merasa aman dari ancaman pengeroyakan tersebut.

Hasil Visum yang di lakukan  di rumah sakit Umum Mandau sudah di ambil Polsek Pinggir

.Bahkan surat Tembusan sudah ia kirimkan Kepada  :

-    Bapak Presiden Jokowi
-    Mabes Polri
-    Kompolnas
-    Komnasham

"Yang kami ributkan harta orang tua kami kok adik ipar ikut campur bahkan dia yang memukul saya, apalagi dia seorang Anggota Polisi seharusnya dia yang menjadi penengah ini malah tidak sebaliknya, sampai sekarang tidak ada keinginannya untuk minta maaf  kepada saya, Saya berharap Bapak Kapolri Jendral Tito Karnavian dapat membentu saya dalam mencari keadilan dan kepastian Hukum di NKRI", tutup hairul.(HI)

Sumber : Suarasindo.com