Difitnah dan Kredibilitasnya di Rugikan, Camat Mandau Buka Pintu MaafUntuk Akun Serdadu Langit,"Kami Tunggu Sebelum Lapor Polisi"

Iklan Semua Halaman


MDO TV STREAMING


Difitnah dan Kredibilitasnya di Rugikan, Camat Mandau Buka Pintu MaafUntuk Akun Serdadu Langit,"Kami Tunggu Sebelum Lapor Polisi"

Friday, May 3, 2019

Lalulintaskriminalitas.com, Duri - Camat Mandau, Riki Rihardi merasa terusik dengan status yang diposting akun Serdadu Langit, dalam laman media sosialnya beberapa hari lalu. Dalam postingnya yang ditag kc akun Abdul dan 49 akun lain, Serdadu Langit menuding sejumlah pihak sengaja bekerja tidak optimal saat rekapitulasi suara di PPK Mandau, hingga nanti perhitungan dialihkan ke Bengkalis. Pihaknya juga menuding Camat Mandau yang notabane adik kandung bupati sebagai team sukses Jokowi juga berperan dalam kekisruhan perhitungan di PPK Mandau tersebut, Menilai postingan itu sebagai fltnah yang merugikan kredibilitasnya,

Camat Mandau pun bereaksi. Dia tak ingin postingan itu mengiring opini masyarakat yang ujungnya nanti tercipta image negatif terhadap kepemimpinannya. Makanya Camat merasa perlu memberikan klariflkasi dan membuka pintu komunikasi dengan akun tersebut sebelum kasusnya dilanjutkan ke jalur hukum.

"Kita khawatirkan fntnah ini mempengaruhi pikiran masyarakat. Makanya ini perlu diluruskan. Jangan nanti masyarakat beranggpan benar pula tuduhan inj. Karena tahulah situasi politik saat ini," ujar Riki.

Kendati sudah difltnah dan dirugikan dengan status akun Serdadu Langit itu, Riki masih membuka pintu maaf bagi pemiliknya. Riki berharap pemilik akun bertanggung jawab dengan postingannya dan meminta maaf secara terbuka kepadanya selaku pimpinan di Kecamatan Mandau ini.

"Kami masih punya niat baik agar akun ini minta maaf secara gentleman. Datang ke kantor Camat dan temui saya. Kalau tidak kita akan laporkan ini ke pihak kepolisian sesuai dengan UU ITE, karena dalam hal ini kredibilitas saya yang dipertaruhkan," papar Riki.

Kendati pemilik Akun sudah menghapus postingan bahkan Akunnya, namun Riki mengaku sudah mengantongi identitas dan lokasi pemilik akun. Begitu juga barang bukti screenshbt postingan akun tersebut.

"Kita sudah koordinasi dengan pihak kepolisian. Namun langkah awalnya kita tetap buka komum'kasi persuasif dengan pemilik akun agar bertanggung jawab dengan postingannya," ungkap Riki lagi.

Pemikiran Camat yang tak langsung main lapor polisi ini patut diapresiasi karena sifatnya Camat ingin melakukan pembinaan kepada warganya. Namun jika peluang ini diabaikan pemilik akun Camat tak main-main melaporkan kasus ini ke ranah hukum.

"Kita hanya ingin memberi pelajaran agar bertanggung jawab dengan apa yang dilakukan. Jangan sembunyi setelah memfltnah dan merugikan nama baik orang. Akui kesalahan. Selesai masalahnya," ujar Riki sembari menghimbau agar warga bijak mengunakan media sosial.


Beri Klariflkasi,

Sementara itu menanggapi postingan Akun FB Serdadu Langit yang mencurigai sejumlah pihak

sengaja mengulur waktu agar limit perhitungan suara habis dan perhitungan suara pilpres di alihkan kc Bengkalis ditanggapi serius oleh Riki. Pihaknya tak ingin Opini menyesatkan itu mempengaruhi pola pikir masyarakat lantaran persoalan kisruh rekapitulasi perhitungan suara di PPK Mandau tak terkait suara pilpres, namun suara pileg.

"Ini yang perlu kita luruskan. Heboh-heboh perhitungan suara di PPK Mandau terkait suara pileg dan bukan pilpres. Tapi kenapa ini yang kemudian di kaitkan dengan kami. Kan jadi aneh dan terkesan tak mengerti persoalan," ujar Riki menjelaskan.

Disisi lain postingannya akun Serdadu Langit yang sudah di screenshot itu kini menjadi barang bukti. Berikut postinganya:

"Kepada masyarakat kota Duri kecamatan Mandau mohon perhatian KPU Kecamatan Mandau bekerja tidak optimal dicurigai ini adalah sengaja agar limit waktu habis. Dan nanti tinggal penghitungan suara presiden akan dialihkan ke pulau Bengkalis.

Jelas ini akan mudah bagi mereka melakukan kecurangan karena basis masa dan rakyat sulit untuk datang ke pulau Bengkalis mengingat itu pulan nyebrang laut, Ini adalah bentuk kecurangan.

Camat Mandau mengatakan Jokowi menang diMandau padahal Jokowi tidak di sukai di Mandau. Untuk itu kepada masyarakat kota duri agar merapat ke kantor camat Mandau agar suara Prabowo dan kotak suara jangan dibawa ke Bengkalis ,mari kita jihad, Perlu diketahui bupati Bengkalis dan camat Mandau beradik kandung Mereka team sukses Jokowi, Tolak kotak suara dibawa ke Bengkalis Hentikan rencana penghitungan dibawa ke pulau Bengkalis Mohon sampaikan tulisan ini ke pak Prabowo.***