Karena Wali Murid Kritik Oknum Guru SDN 10 Pinggir Anaknya Diancam Dikeluarkan dari Sekolah

Iklan Semua Halaman


MDO TV STREAMING


Karena Wali Murid Kritik Oknum Guru SDN 10 Pinggir Anaknya Diancam Dikeluarkan dari Sekolah

Thursday, April 1, 2021
Siti Kolijah Siregar 

Pinggir,Lalulintaskriminalitas.com 
(LAKS) - Hanya karena wali murid mengkritik melalui sms kepada kepala sekolah SDN 10 Pinggir  bahwa pengumuman atau himbauan yang disampaikan oleh Salah seorang Guru melalui WA, menurutnya kurang enak terdengar, Kamis,(25/02/21)


Hal tersebut seharusnya sebagai bahan masukan dan sebagai alat intropeksi bagi sekolah, tapi malah berbuntut ancaman  akan mengeluarkan anak dari orang tua yang mengritik itu dari sekolah. Jumat (26/02/21)

Buk Wati yang tidak terima dirinya dikritik lalu memanggil wali murid tersebut.

Buk Siti Halijah Siregar wali murid yang mengkritik menemui buk Wati namun langsung  mendapat luapkan amarah dari buk Wati,"kenapa langsung lapor SMS.kepada kepala sekolah". Ujar buk Siti meniru ucapan wati

Lalu saya jawab manalah mungkin bertanya pada buk Wati lagi, sementara buk Wati yang beri info imbauan nya.

kemudian Saya mengatakan seharusnya seorang guru itu menyampaikan info imbauan itu memiliki Etika bicara intonasi dan  nada suaranya.
Sementara himbauan pertama bisa lemah lembut bagus di dengar intonasi nada nya tapi yang kedua berbeda seperti orang marah intonasi nada nya cepat-cepat tidak bagus.

Kemudian buk Wati bilang ini menegaskan katanya dangan berdiri mengelilingi saya bersama guru guru yang lain bahkan guru guru yang lain ikut-ikutan ngotot

terus saya bilang tujuan saya supaya kepala sekolah menasehati gurunya agar bisa  memperbaiki tata bicaranya, intonasinya,
 

Lalu bu Wati jawab lagi memang begitu buk Desi orangnya.

" sekeras-kerasnya suara orang apabila kalau memberi informasi atau himbauan seharusnya dengan intonasi nadanya yg lebih baik apalagi dia seorang Guru, yang didengar banyak orang" papar Siti Holijah

Siti menambahkan,"yang Sangat saya sayangkan kepala sekolahnya, kok terkesan mengadu domba saya dengann Guru, saya memberi masukan, kritikan, seharusnya kepala sekolah menasehati bawahannya

Kemudian buk Desi guru kelas 2B mempermalukan saya didepan guru guru lain mengatakan saya itu memang tukang berantam tidak cocok sama tetangganya, itu sudah pencemaran nama baik". ulasnya

karena tidak ada solusi penyelesaian nya sayapun permisi pulang.

Kemudian pada hari senin saya datang lagi mau ketemu kepala sekolah, tetapi tidak ketemu karena menurut informasi kepala sekolah ada pertemuan dengan sekolah lain.

Terus wali murid menjumpai buk Wati bertanyak bagaimana jalan terbaiknya buk


kalau mau jumpai kepala sekolah silahkan, harus dipanggil RT, dipanggil kades,dipanggil polisi tapi resiko nya anak nya dikeluarkan dari sekolah ini, mau masuk ke sekolah lain pun tidak akan diterima 

kedua kalau wali murid minta maaf kepada buk Desi semuanya selesai.

kalau mau panggil wartawan pun tidak apa-apa silahkan panggil aja datang kesekolah tantang Wati

Akhirnya Saya mengalah dan minta maaf, eee malah saya di ceramahi lagi, "maka nya kalau mengkritik itu jangan langsung langsung sama kepala sekolah, jaga mulutnya, Terus buk Wati bilang sama saya kalau bapaknya polisi, makanya begini keras dan tegas. Lalu buk Desi juga ikutan bilang keluarganya semua Tentara, makanya keras dan tegas begini," tiru Siti sambil urut dada

Saya ketawa dalam hati ketika mereka nyombong bilang keluarganya Polisi, Tentara, 

Saudara saya Pengawal presiden, Polisi juga ada dan ayah saya wartawan tapi tidak pernah saya bangga banggakan mereka" Ujar Siti lagi

"Tapi Setelah masalah itu berlalu, belakangan ini saya kaget, karena tugas anak saya tidak dinilai sementara anak anak yg lain dinilai, ada kok merembet ke anak saya, makanya dengan sangat terpaksa saya harus curhat kepada media" imbuhnya 

Saat di Konfirmasi kepada kepala sekolah SDN 10 Pinggir melalui WA tidak Menjawab.Rabu,(31/03/21). (red)