Launching Pemberian Vaksin Penyakit Mulut dan Kuku Bagi Hewan Korban Di Hadri Pejabat Bupati OKU H.Teddy Meilwansyah -->

Iklan Semua Halaman


Launching Pemberian Vaksin Penyakit Mulut dan Kuku Bagi Hewan Korban Di Hadri Pejabat Bupati OKU H.Teddy Meilwansyah

Tuesday, July 5, 2022


Baturaja, lalulintaskriminalitas.com
- Penjabat Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah Menghadiri Launching Pelaksanaan Pemberian Vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Bagi Hewan Qurban Kabupaten OKU di Peternakan Sapi PLTU Desa Terusan Kecamatan Baturaja Timur. (Senin, 4/07/2022). 



Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten OKU Ir. Tri Aprianingsih., Menyampaikan bahwa Vaksin PMK adalah vaksin yang diberikan kepada ternak yang bisa diserang penyakit mulut dan kuku, yang saat ini pertama diprioritaskan untuk sapi, dan hewan yang diqurban hanya merupakan sapi yang sehat sedangkan untuk sapi yang terkena PMK atau yang telah sembuh dari PMK tidak di vaksin. 



Vaksin ini sendiri akan diberikan sebanyak 3 kali adapun Kabupaten OKU mendapat 500 dosis yang artinya untuk 500 ekor sapi yang berasal dari Perancis, saat ini pasokan vaksin ditiap Provinsi dan Kabupaten/kota masih terbatas untuk itu kita juga masih menunggu vaksin yang diproduksi dari dalam negeri mudah-mudahan kita mendapatkan vaksin dengan jumlah yang banyak. 


Kemudian 500 dosis vaksin yang diterima ini akan di distribusikan ke 6 Kecamatan yang ada di Kabupaten OKU dikarenakan dilihat dari populasi terbanyak, dan saat ini kami telah melaksanakan vaksinasi di 2 Kecamatan yaitu di Kecamatan Peninjauan dan Kecamatan Lubuk Batang. 


Penjabat Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah., Menyampaikan bahwa pencanangan atau launching pelaksanaan Vaksinasi penyakit mulut dan kuku bagi ternak sapi sebagai program Nasional yang diinstruksikan Pemerintah untuk melindungi sektor peternakan khususnya sapi dari terjangkitnya penyakit yang menular dan bisa mengancam kesehatan ternak dan kesehatan manusia. 


Tentunya vaksinasi ini harus kita lakukan dalam rangka mencegah penyebarluasan penyakit mulut dan kuku yang saat ini mulai menyerang hewan ternak sapi, terutama menjelang perayaan hari raya Idul Adha yang tinggal beberapa hari lagi. 


Dalam kaitan ini, saya intruksikan kepada para petugas teknis untuk proaktif memantau perkembangan gejala penyakit mulut dan kuku ini, dan tentunya juga dihimbaukan kepada peternak sapi agar segera melaporkan secepatnya jika menemukan gejala PMK yang menyerang sapi peliharaannya. 


Sebagaimana dimaklumi, potensi alamiah yang terkandung di daerah ini harus dikelola dan dikembangkan, untuk menunjang pelaksanaan akselerasi atau percepatan pembangunan dalam segala bidang, terutama yang menyangkut perekonomian rakyat. 


Yang juga kita ketahui bahwa 60% lebih penduduk Kabupaten OKU bergerak dibidang usaha pertanian termasuk sektor peternakan, dan mayoritas penduduk bermukim di wilayah pedesaan, maka dengan tekad kerja keras dan komitmen pengabdian terbaik kami akan melanjutkan upaya percepatan pembangunan yang difokuskan pada wilayah pedesaan. 


Kami juga mengintruksikan kepada Dinas teknis agar senantiasa berkoordinasi secara aktif dalam mengkaji strategi pembangunan peternakan yang tepat dengan mengintegrasikan pengelolaan potensi bidang peternakan dengan bidang pertanian lainnya, sperti tanaman pangan dan perkebunan, karena beberapa unsur bahan sisa tanaman pangan dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan pupuk organik. 


Dengan dukungan penuh seluruh masyarakat, kiranya pelaksanaan vaksinasi penyakit mulut dan kuku ini bisa lebih merata dan semua hewan ternak sapi dipastikan bisa diberikan vaksin, sehingga kita bisa mencegah mewabahnya PMK masuk ke daerah Kabupaten OKU. 


Turut hadir, Kadin Peternakan&Perikanan, Kadin Pertanian, Kadin Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, Kominfo, Kepala BPBD, Kepala BKPSDM, PLTU Baturaja, Camat Baturaja Timur, Koramil Baturaja Timur, Polsek Baturaja Timur, Kades Terusan, Kades Tanjung Kemala, Penanggung jawab peternakan. (Rd)


l