Manager SPBU 14284135, Bohongi Wartawan Saat di Konfirmasi, Soal Pulngi Isi Jerigen -->

Iklan Semua Halaman


Manager SPBU 14284135, Bohongi Wartawan Saat di Konfirmasi, Soal Pulngi Isi Jerigen

Friday, December 9, 2022


Pekanbaru, Lalulintaskriminalitas.com
- Dalam berita bantahan Manager baru SPBU 14.284.135 Sumber sari yang terbit di salah satu media online pada tanggal terbit tanggal 07/12-2022 pada pukul 02.37 PM tertulis apa yang di beritakan Media online tersebut tidak benar dan tidak pernah di lakukannya tetapi yang jumlah 5 liter sampai 10 liter saja yang boleh di isi kata manager (Bapak Roni) kepada Wartawan media online di tapung hulu,berbohong lagi


Namun dari penjelasan berita bantahan yang di sampaikan oleh Roni Manager berita yang Judul Pengawas SPBU 14.284.135 Sumber Sari Catut Nama Wartawan dan Aparat Penegak Hukum Agar Pungli Bisa Berjalan Mulus adalah Fitnah atau bohong,


itu persi Manager Roni berdalih untuk menghindar karena semua berita yang di terbitkan online anugrahpost.com memiliki bukti dan saksi sehingga bisa kita lakukan pemberitaan tidak asal menerbitkan saja.


Bila kita baca dalam berita bantahan itu kebohongan nya manager SPBU Bapak Roni.sangat jelas, contoh mungkin kah warga dari desa lancang mengisi jerigen lima liter sampai 10 liter ke SPBU Sumber sari,dengan memakai surat dari Desa, sesuai keterangan guna memenuhi kebutuhan warga pedesaan mungkinkah?


Tetapi apa yang di sebutkan oleh Manager SPBU 14.284.135 sumber sari Bapak RONI sudah kita kirimkan ke WhatsApp nya dan Photo Jerigennya hasil rekaman yang menyatakan ada bagian manager dan aparata penegak hukum,bila dibilang pitnah mungkin ada wartawan kesiangan saja,dan menunggu nunggu berita online yang terbit agar bisa dia konfirmasi ke objeknya karena dirinya sebagai wartawan tidak memiliki data.


Ketika Anugrahpost.com mengkonfirmasi Manager SPBU 14.284.135 Sumber Sari pada tanggal 07 Desember 2022 sekitar pukul 23.00 dini hari, Via WhatsApp 0852.7865.5xxx


jawabannya Selamat malam,

Mohon maaf saya tidak tau soal Vidio yang bapak kirim, lokasi dan waktunya kapan saya juga tidak tau. Selama saya berjabat kami tidak ada menjual minyak memakai jerengen.Dan saya juga belum kenal bapak dan belum pernah berkomunikasi. Terimakasih.


Saat Kapolsek yang di konfirmasi 7/12 22.50 Via WhatsApp 62 821-8x51-6xxx: Saya sdh memberikan Himbauan kepada pihak spbu agar tidak dilakukan pengisian terhadap Jirigen2 itu saja dan anggota setiap hari melakukan Patroli. Trima kasih.


Di singgung kapolsek via WhatsApp dan dikirimkan Vidio dan photo jerigen 7/12 22.50 +62 821-8x51-6xxx: ini jawabnya BIk skrg saya cek. Kelapangan


 Kalau ini giat malam ini,namun jawaban Kalau tidak ada malam ini berarti foto lama,kata kapolsek Kalau Foto lama tidak usahlah diekaposs lagi pak,sementara photo yang di kirimkan ke Kapolsek Tapung Hulu pakai titik koordinat dan tanggal tetapi jawaban Bapka Kapolsek jadi tand atanya besar bagi kami.


lagi lagi Jawaban Kapolsek di tanggal yang sama berbeda menit saja 7/12 22.59 +62 821-8051-6xxx Baik saya akan cek. Tapi mengapa ? Spbu di Tapubg Hulu saja yg menjadi Objek pantauan Wartawan, "tanggal  8/12 00.01 +62 821-8051 6xxx Ya kami sdh himbau pihak spbu.


Juga Saat Kapolres Kampar 0822.8280.xxxx yang di konfirmasi via WhatsApp tanggal 07 Desember 2022,yang bertembusan direskrimsus suvdit IV polda riau kapolres menjawab konfirmasinya menyebutkan Terima kasih infonya,Jawab Kapolres melalui pesan singkat via WhatsApp nya.


Berdasarkan Infestigasi Tim awak media melihat malam tanggal 07 Desember 2022 di lapangan kosong pengisian jerigen setelah di konfirmasi Pemred Anugrahpost.com Via WhatsApp apa langkah Kapolsek dan kapolres mengantisipasi dugaan penjualan BBM bersubsidi jenis Solar mendadak menghilang dan di sebut dalam rekaman yang di kirim ke kapolsek Vedio keredaksi bahwa minyak sudah habis alias kosong aneh bin ajaib setelah di konfirmasi pihak polsek sebagai pengamanan terlihat patroli


Juga Para pengemudi Truk dan yang sejenisnya mengungkapkan kepada awak media di lokasi pada saat tim awak memantau dilokasi SPBU 14.284.135,sumber sari mengeluh dan kecewa katanya kami supir ini sudah menunggu lama di SPBU untuk dapat giliran kita BBM,BBM nya sudah habis,inilah akibat penjualan Jerigen tersebut,sehingga para supir lintas dan sejenisnya sulit untuk mendapatkan nya.


Di Tambahkan Para supir,kami kecewa bila antri di SPBU,akibat Penjualan BBM bersubsidi kami harapkan kepada Kapolri dan Kapolda,kapolres kampar agar melakukan penertiban SPBU daerah seluruh riau.


Diminta Kepada Bapak Kapolri agar menginstruksikan kepada Kapolda riau agar melakukan pemberantasan pengisian Jerigen dan Motor tang dimodifikasi di wilayah Provinsi Riau dan menggandeng pihak Pertamina setiap melakukan penindakaan.Bapak Ahok Mana.  (tim/ap).