Polisi Tua yang Dimaki Pemotor Akan Diberi Penghargaan

Iklan Semua Halaman


MDO TV STREAMING


Polisi Tua yang Dimaki Pemotor Akan Diberi Penghargaan

Friday, September 1, 2017
Aipda Sumino (tengah), polisi tua yang dibentak pemotor pelanggar lalu lintas

Lalulintaskriminalitas.com, JAKARTA.– Aipda Sumino, anggota Polsek Tambora yang bertugas di Polsubsektor Jembatan Lima mendadak menjadi bahan perbincangan warganet di media sosial. Videonya yang mengimbau pemotor lawan arah justru dimarahi pemotor tersebut viraldi media sosial.

Dalam video tersebut, Aipda Sumino dengan sabar menghadapi ucapan kasar pemotor yang sudah jelas melakukan pelanggaran dengan melawan arah. Atas kesabarannya, Aipda Sumino yang akan memasuki masa pensiun berencana akan diberi penghargaan oleh pimpinan.

"Sementara lagi diajuin ke pimpinan, mudah-mudahan kasih penghargaan," kata Wakapolsek Tambora, AKP Kasranto saat ditemui VIVA.co.id, di Mapolsek Tambora, Kamis 31 Agustus 2017.

Namun ia belum dapat memastikan dalam bentuk apa penghargaan yang akan diberikan kepada Aipda Sumino. "Biasanya dalam bentuk piagam anggota seperti itu akan diberi reward. Itu biasa dilakukan kepada anggota baik dari satnarkoba dan satreskrim. Kalau ada membantu dan prestasi pasti dikasih reward," ujarnya.

Sebagai atasan, ia menuturkan, Aipda Sumino sudah melakukan tugasnya dengan baik, yakni dengan mengatur lalu lintas karena ada kegiatan di sekitar lokasi. "Ya sesuai perintah pimpinan. Kalau Pak Mino tugasnya pengaturan lalin pagi dan sore dan setiap minggu pada saat itu dia yang piket pengaturan arus lalu lintas di depan gereja. Gereja itu satu arah kalau melawan arus pasti ditegur," katanya.

Melihat viral-nya video tersebut, ia pun mengimbau masyarakat agar tak berlaku sewenang-wenang terhadap anggota Kepolisian yang sedang melakukan tugas. Apalagi, katanya, anggota tersebut sudah berumur. "Seharusnya tidak begitu. Pak Mino (Sumino) sudah baik dan ditegur baik-baik (pengendara), tapi masih ngeyelseharusnya menghargai petugas walaupun Pak Mino sudah sepuh," ucapnya.

Selain itu, ia juga meminta dengan adanya video tersebut dapat menjadi pembelajaran terhadap anggota lainnya dalam melaksanakan tugas. "Melihat kejadian ini juga menjadi contoh buat yang lain agar kerja di lapangan baik. Harus preventif dan jangan kepancing emosi. Karena kalau emosi akibatnya tidak jelas. Pokoknya tahan emosi karena itu kewajiban kita setiap hari," katanya.

Sebelumnya, diketahui seorang polisi bernama Aipda Sumino yang bertugas di Polsek Subsektor Jembatan Lima, Jakarta Barat dimarahi seorang pemotor lantaran menegur pemotor tersebut yang melawan arah, pada Minggu 27 Agustus 2017. Dalam video yang viral di media sosial, Sumino tampak menegur pemotor yang melawan arah dan tidak menggunakan helm. Namun pemotor tersebut tidak terima ditegur dan marah-marah ke polisi.

Tidak berapa lama kemudian, datang seorang yang menyebut dirinya anggota provost Polres. Dia berusaha untuk menyelesaikan permasalahan pemotor tersebut. Saat dimintai dokumen berkendara, pemotor menolak dan berkilah. Dia kemudian cekcok dengan anggota provost tersebut. Sementara polisi tua berusaha untuk mendamaikan keduanya. (mus)
Sumber : VIVA.co.id